Halo semuanya, Reza di sini, selamat datang di Petromax One dalam segmen "Review". Kali ini kita akan mereview salah satu produk dari Kandila, yakni Pompa Kandila Orca 103. Sebelum kita akan mereview, kita akan cek terlebih dulu ada apa saja di dalam box pompa Kandila Orca 103 ini temen-temen. Kita akan coba bahas secara detail. Mulai dari ukuran fisiknya, warna, tekstur, baru kita akan review pompa ini. Langsung saja kita buka boxnya.
Di dalam box ini terdapat 2 macam isi temen-temen. Pertama ada mesin, warnanya biru-kehijauan dan hitam pada kedua sisi mesin. Karet perekat mesin—atau biasa disebut klem mesin, keempatnya itu sudah terpasang dan direkomendasikan jangan dilepas. Kedua ada plastik yang berisi konetor pipa output—jumlahnya 2 pcs. Konektor pertama berdiameter 13 mm atau 1,3 cm atau 1/2 inch. Sedangkan konektor output lainnya berdiameter 15 mm atau 1,5 cm. Untuk kedua konektor pipa itu berjenis spigot (male plain end, seperti drat luar tetapi polos, tidak ada spiralnya), yang mana berdiameter 13 mm atau 1,3 cm atau 1/2 inch. Terakhir terdapat konektor pipa input yang berdiameter 18 mm atau 1,8 cm atau 3/4 inch, berjenis drat dalam yang berdiameter 22 mm atau 2,2 cm—beserta satu karet siilnya.
Selanjutnya kita akan coba lihat detail mesin ini terlebih dulu temen-temen, yang mana pompa Kandila Orca 103 ini memiliki bentuk yang cukup kecil. Panjang mesin ini sekitar 8,5 cm. Lebarnya sekitar 5,4 cm. Dan tinggi mesinnya sekitar 6 cm.
Pada bagian inputnya bisa kita lepas temen-temen. Pada bagian ini bisa kita atur besar-kecilnya volume air yang terhisap atau serapan. Ke kanan untuk memaksimalkan besarnya serapan. Ke kiri untuk mengecilkan besaran serapan.
Pada bagian yang lebih dalam ini bisa kita buka. Kita putar ke kiri untuk membuka. Bisa kita lihat implernya di dalam, warnanya putih, ruas jarinya ada 6. Tetapi as-nya masih berbahan dasar logam besi sepertinya temen-temen. Bukan keramik. Nah, bagian sini bisa kita pasangkan konektor input tadi temen-temen, kalau kita pengen serapannya menggunakan sistem pipa.
Kemudian jika mesin kotor, kita bisa bersihkan bagian dalamnya tadi temen-temen.
Lalu panjang kabel pompa ini sekitar 107 cm. Kualitas kabelnya dilihat-lihat sangat baik—warnanya hitam.
Tahap selanjutnya kita akan review pompa Kandila Orca ini temen-temen. Kita akan lihat seberapa kencang sih pompa ini jika kita nyalakan. Nah, langsung saja.
*Review ada di YouTube: @rezaquatic.
Nah, gimana temen-temen? Kencang 'kan? Pompa Kandila Orca 103 ini cocok untuk tank yang berukuran 90 cm-100 cm temen-temen. Karena max-flow mesin ini adalah 1800 liter per jam, dengan max-height 1,5 meter. Daya pompa ini juga hanya 15 watt saja, untuk tenaga yang sebesar itu. Jika kalian tertarik dengan pompa Kandila Orca 103 ini, kalian bisa klik keranjang kuning pada video ini. Atau dengan klik link yang telah kami sediakan.
Keunggulan Produk:
Pompa Kandila Orca 103 ini memiliki kelebihan flow yang besar, hemat energi, mesinnya awet dan tahan lama, harga murah, dan bisa digunakan pada air tawar dan air laut—di kolam, hidroponik maupun akuarium.
Peringatan:
- Pastikan voltase yang digunakan sesuai dengan yang tertera di kemasan dan produk (220V/50Hz).
- Pompa tidak bisa bekerja di luar air.
- Jangan mengganti kabel dengan colokan listrik sendiri.
- Jangan colokkan atau nyalakan pompa ke listrik sebelum pompa benar-benar terpasang di akuarium dan sudah dibersihkan dari kotoran.
Link Pompa Kandila Orca-103 untuk Tank 90 cm-100 cm:
